Pagi ini saya sempat membaca salah satu postingan dari sahabat blogger. Postingan asli bisa dilihat disini. Sengaja saya posting disini supaya para blogger tidak termakan isu yang belum ada kebenarannya. Berikut ini adalah komentar saya di postingan tersebut. Saya jelaskan disini bahwa kesalahan bukan pada postingan dari sahabat blogger saya. Tetapi yang salah adalah orang yang menyebarkan isu – isu tersebut. Semoga bisa menjadi pencerahan bagi sahabat blogger semuanya. Btw..iseng – iseng mengetikkan keyword ” tokek 12 miliar “..gilee, banyak banget pemberitaannya. Makin bersemangat untuk memposting komentar saya ini, karena ini saya alami di kantor ya dan teman saya hampir saja jadi korban dari isu itu ( sebenarnya sudah menjadi korban, capek keliling cari tokek ). Yang buntutnya sebenarnya tidak ada yang mau beli dengan harga segitu..sekali lagi itu hanya isu bohong belaka.
sependapat dengan mas ganda, foto nya ga asli…kayaknya seh boneka.
maaf ya mas..sedikit mengkritik, sebelum memposting alangkah baiknya di cari kebenaranya dulu. Biar berita2 yang disajikan oleh para narablog berbeda dengan koran – koran lokal ( pojok kota, warta kota, dll )..maaf ya mas, semoga kita bisa saling belajar…
Kritik = menyayangi, peduli, membangun.
saya juga ada crita soal ini..memang benar sempat santer tentang kabar tokek harga selangit ( dikantor saya sampe heboh ), tapi saya punya pendapat lain waktu itu. Dan saya ngomong ke salah satu teman yang berniat berburu tokek. ” sudahlah tidak usah diteruskan, itu hanya penipuan dengan kedok yang baru “. Maksudnya, tanya teman saya. ” Iya waktu saya di makassar dulu pernah om nya teman saya tertipu, ga tanggung2 tertipu sekitar 1,5 M”. ceritanya, ada orang keturunan arab datang ke rumahnya bawa sebuah foto barang antik. tapi memang om itu bisnis barang antik, jadi tidak ada kecurigaan waktu itu..malah sebuah peluang katanya. orang yang bawa foto itu ngomong kalo bisa dapat barang itu dia berani beli 2,5 M. Akhirnya dicarilah barang itu, telephone sana – sini..dapat lah petunjuk katanya ada barang nya di jkt. langsung dia ke jkt, di pesawat di duduk dengan seseorang yang belum dia kenal..bertegur sapa, dan sedikit ngobrol adalah hal yang biasa ketika kita naik pesawat. setelah turun orang yang duduk disebalhnya itu menawari tumpangan, disambut dengan baik lah tawaran itu. di tengah perjalanan tiba – tiba orang itu ngajak mampir kerumahnya..om itu ikut saja, malah dia diajak masuk rumah. di ruang tamu dia liat banyak barang antik, dasar suka juga barang antik dia pun melihat – lihat / makin penasaran..pemilik rumah malah mengijinkannya, ” di dalam sini masih banyak pak, ini semua koleksi istri saya”. akhirnya om itu masuk ke ruang satunya, kaget bukan kepalang..dia melihat barang antik yang difoto itu..om itu makin tertarik dan mencoba bertanya sama pemilik rumah, apakah barang antik tersebut di jual. ” waduh pak, itu tidak dijual..hanya koleksi istri saya “. Akhirnya taklama mereka berdua keluar rumah dan mengantar om tadi ke hotel. karena penasaran besok pagi nya om tadi datang lagi ke rumah itu, mencoba untuk membujuk untuk dijualnya…dan kebetulan dia bisa bertemu dengan istrinya. awalnya si istri tetap ngotot tidak menjual barang itu, tetapi karena desakan om tadi si istri merelakan untuk dijual. dan disepakati harganya adalah 1,5 M, om berfikir dia masih bisa untung 1M karena pemesan barang berani beli 2,5 M. Tak berlama – lama dilakukanlah transaksi itu, ditransferlah dana 1,5 M itu ke rek. si istri tadi. Setelah selesai om bergegas ke hotel dan kembali ke Makassar. Ditungguin lah orang keturunan arab tadi, sehari, dua hari, mencoba untuk menghubungi nya tetapi terus gagal. Mencoba untuk bersabar, ditunggu lagi seminggu, dua minggu berubah sebulan dua bulan. Karena penasaran dia kembali ke JKT, sebelum ke hotel dia mencoba mampir ke rumah orang yang punya barang itu ( bermaksud silaturahmi ). Lebih kaget lagi ternyata rumah itu sudah kosong dan sepertinya sudah tidak berpenghuni. Dan om itu baru menyadari bahwa dia telah tertipu..
Cerita berlanjut di kantor saya yang heboh tadi, ternyata teman saya itu nekad naik motor ke Blitar untuk memburu tokek itu. Informasi awal dia mendapat pesanan tokek dengan berat 4 kg, dan si pemesan berani beli 150 jt. Sepertinya keberuntungan berpihak pada teman saya, di berhasil menemukan tokek dengan berat persis 4 kg. Tokek itu berhasil ditemukan di daerah kediri ( busyettt berarti dia naik motor dari surabaya – Blitar – kediri ). Tapi untung nya dia tidak langsung beli, karena dia hanya penghubung / calo. Keesokan harinya diajaklah orang yang pesan / pembeli itu ke kediri. Setelah sampai ditempat tokek itu si calon pembeli berubah pikiran, katanya dia nyari toket dengan berat 3 kg…hehe chapek deeehhh.
Dengan penuh malu teman saya pun ngomong ke saya, ” aduuh mas, benar sampean ngomong “. Kenapa, tanya saya..” iya saya nggak mau lagi cari tokek lagi “..hehe..saya hanya senyum saja. Dan apa daya, berita dikantor sudah semakin heboh…akhirnya teman saya dapat julukan baru ” Juragan Tokek”.
Sekarang, terserah anda bagaimana menyikapinya. Semoga bisa bermanfaat bagi yang bersedia membacanya..terima kasih..
Related posts:
![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=ba152100-ba95-4555-adaa-f86d91d67fae)


kalau ga ngalami sendiri y sulit memahami…
Mas yg d Kediri kalau masih ada barangnya (tokek)yg 4onsboleh saya carikan pembeli?
Wirawan(03181331238)
@Wirawan : waduuh mas..maaf neh, yang tau contak person nya temen saya.
Saudara saya sampai sekarang habis2an dengan Tokek Ajib ini……semua bohong!!! Karena penasaran saya pernah lacak sampai ke bos2nya yang ternyata sindikat penipu….!!!
Hati2….ada juga modus cari bambu buta, batu anti cukur dll…
Gile banget sindikat ini…..merambah seluruh Indonesia.
Pingback: Hargailan komentar singkat yang masuk |